Bukan Cuma Gudang, Akuntansi dan Manajemen Persediaan Menentukan Untung Rugi Bisnis

Bukan Cuma Gudang, Akuntansi dan Manajemen Persediaan Menentukan Untung Rugi Bisnis

Bukan Cuma Gudang, Akuntansi dan Manajemen Persediaan Menentukan Untung Rugi Bisnis

Pernahkah terpikir mengapa ada bisnis yang terlihat sangat ramai pembeli namun di akhir bulan justru mencatatkan kerugian? Atau sebaliknya, ada toko kecil yang stoknya tampak biasa saja tetapi arus kasnya sangat sehat? Jawabannya sering kali bukan terletak pada seberapa banyak barang yang terjual, melainkan pada apa yang terjadi di balik pintu gudang dan di dalam catatan pembukuan.

“Bisnis yang hebat tidak hanya dibangun di atas meja penjualan, tetapi juga di sela-sela rak gudang dan ketelitian angka akuntansi.”

Banyak pengusaha pemula menganggap manajemen stok hanyalah soal menata barang agar rapi. Padahal, setiap barang yang duduk diam di rak adalah uang mati yang sedang “tertidur”. Jika tidak dikelola dengan perhitungan yang tepat, barang tersebut dapat kadaluwarsa, rusak, atau kehilangan nilai pasarnya, yang secara otomatis langsung menggerogoti keuntungan perusahaan.

Hubungan Erat Angka dan Barang

Manajemen persediaan dan akuntansi adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Akuntansi memberikan gambaran lewat angka mengenai berapa nilai aset yang tersimpan, sementara manajemen persediaan memastikan barang fisik di lapangan benar-benar sesuai dengan catatan tersebut.

Ketika keduanya selaras, pemilik bisnis bisa mengetahui titik pemesanan kembali secara akurat. Tanpa perhitungan ini, bisnis berisiko mengalami dua hal buruk: kelebihan stok yang membebani biaya penyimpanan, atau kekurangan stok yang membuat pelanggan lari ke kompetitor.

Bukan Cuma Gudang, Akuntansi dan Manajemen Persediaan Menentukan Untung Rugi Bisnis
Sumber: Freepik.com

Dampak Nyata pada Laba dan Rugi

Bagaimana sebenarnya pengelolaan stok ini menentukan nasib keuangan bisnis? Berikut adalah beberapa poin penjelasannya:

  • Menghindari Pemborosan Modal: Setiap rupiah yang digunakan untuk membeli stok berlebih adalah rupiah yang tidak bisa digunakan untuk pemasaran atau pengembangan produk baru. Perhitungan akuntansi yang jeli membantu menentukan berapa banyak modal yang boleh “terkunci” di gudang.

  • Akurasi Harga Pokok Penjualan (HPP): Jika pencatatan barang masuk dan keluar berantakan, maka penentuan harga pokok penjualan akan meleset. Hal ini mengakibatkan harga jual menjadi terlalu rendah (rugi) atau terlalu tinggi (tidak kompetitif).

  • Mendeteksi Sejak Dini Kebocoran: Seringkali kerugian terjadi karena adanya barang hilang atau rusak yang tidak terdata. Dengan sistem manajemen yang baik, selisih antara stok fisik dan catatan akuntansi bisa segera ditemukan penyebabnya.

Tips Sederhana Mengatur Alur Persediaan

Untuk memulai membenahi sistem di tempat usaha, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan agar alur barang menjadi lebih baik:

  1. Klasifikasi Barang: Kelompokkan barang berdasarkan nilai dan tingkat perputarannya. Barang yang paling cepat laku harus mendapat perhatian lebih dalam pengawasan jumlahnya.

  2. Audit Rutin: Jangan menunggu akhir tahun untuk menghitung ulang barang. Lakukan pengecekan fisik secara berkala dalam skala kecil namun rutin agar data selalu segar.

  3. Gunakan Sistem Pencatatan yang Terintegrasi: Hindari hanya mengandalkan ingatan atau catatan kertas yang mudah hilang. Penggunaan alat bantu digital sangat membantu meminimalkan kesalahan manusia.

Sebagai gambaran, sebuah toko kelontong yang memulai mencatat tanggal masuk barang dengan teliti berhasil menekan angka kerugian akibat barang kadaluwarsa hingga 30% dalam tiga bulan. Hal ini membuktikan bahwa ketelitian kecil di bagian gudang berdampak besar pada kantong pemiliknya.

Memahami seluk-beluk pergerakan barang dan bagaimana dampaknya terhadap laporan keuangan adalah kunci bagi siapa saja yang ingin bisnisnya bertahan lama. Banyak ahli yang kini membuka ruang diskusi dan berbagi panduan mendalam untuk mengasah kemampuan teknis dalam mengelola operasional serta keuangan bisnis secara lebih matang. Untuk mengetahui lebih mendalam mengenai cara meningkatkan pemahaman tentang tata kelola operasional, sistem pengawasan gudang, dan dasar-dasar pencatatan yang membantu kemajuan usaha, silakan hubungi Farzana Training, melalui Isti di nomor (+62 821-3611-8787).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Mengapa Banyak Proyek Publik Gagal di Tahap Analisis?
Ini Alasan Blade Server Bisa Menggantikan Server Lama Next post Ini Alasan “Blade Server” Bisa Menggantikan Server Lama